Dany

Dany

Perekayasa cupu yang senang berbagi ilmu dan teknologi.

Apa itu IPTV?

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Buat Anda yang sering menonton televisi digital pasti memahami perbedaan antara televisi analog dengan televisi digital. Perbedaan yang paling mencolok adalah pada televisi analog gambar yang dihasilkan akan banyak semutnya, artinya tidak sedap ditonton kan ya, nah pada televisi digital gambar yang dihasilkan cukup baik dan jauh dari semut (rucek). Untuk menonton televisi analog kalian cukup membutuhkan antena biasa dan pasang ke televisi. Nah untuk televisi digital kalian membutuhkan yang namanya Set-Top-Box atau di era sekarang ini hampir kebanyakan
televisi sudah menambahkan fitur digital sehingga tanpa menambahkan Set-Top-Box kembali. Siaran digital yang biasa kalian tonton tersebut merupakan bagian dari IPTV atau Internet Protocol Television.

IPTV merupakan layanan televisi dengan jaringan internet yang menggunakan arsitektur jaringan serta metode suite protokol internet melalui packet-switched Jaringan Infrastruktur. Televisi protokol internet dikirim menggunakan suite protokol Internet melalui jaringan packet-switched seperti LAN atau jaringan WiFi dan bukan menggunakan atau melalui sinyal satelit atau dari tv kabel. Tidak seperti media download, IPTV menawarkan kemampuan untuk streaming media dalam batch yang lebih kecil, langsung dari sumber. Sebagai akibatnya, pemutar media klien dapat mulai bermain data (seperti film) sebelum seluruh file telah dikirim. Hal ini dikenal sebagai streaming media.

Berikut gambaran dari Arsitektur IPTV :

Layanan IPTV dapat diklasifikasikan ke dalam tiga kelompok utama:
1. Live television : Tayangan siaran dengan atau tanpa interaktivitas berkaitan dengan acara TV yang sedang tayang;
2. Time-shifted television : Rekaman pemrograman siaran ke media penyimpanan untuk melihat atau mendengarkan setelah siaran langsung (live);
3. Video on demand (VOD) : sistem televisi interaktif yang memfasilitasi khalayak untuk mengontrol atau memilih sendiri pilihan program video dan klip yang ingin ditonton. Fungsi VOD seperti layaknya video rental, di mana pelanggan dapat memilih program atau tontonan ketika yang ingin ditayangkan

Dalam penyiarannya, IPTV menggunakan penyiaran multicasting melalui Internet Group Management Protocol (IGMP) versi 2 untuk siaran langsng (live television) dan Real Time Streaming Protocol untuk program-program berdasarkan permintaan Video on demand (VOD). Kompatibel standar untuk kompresi video meliputi H.264, Windows Media Video 9 dan VC1, DivX, XviD, Ogg Theora dan MPEG-2 maupun MPEG-4.

 

Referensi artikel :

  1. Hanyapedia.com – Teknologi IPTV

Related Posts

9 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *