Dany

Dany

Perekayasa cupu yang senang berbagi ilmu dan teknologi.

Day 1, Menuju Batam

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Pagi ini tidak seperti hari-hari biasanya, buat kalian yang udah baca postingan saya sebelumnya yang Pengalaman Naik Sinar Jaya, silahkan dibaca dulu bagi yang belum,,

Ini merupakan kelanjutan dari cerita sebelumnya,

Yap, pagi ini bukan hari yang biasanya, jam 8.30 pagi saya sudah di Bandara Internasional Soekarno Hatta Terminal 1C. Saya dan rekan kerja (Mas Ardhiyan) akan berangkat menuju Batam untuk melakukan pekerjaan disana.

Biasanya pagi hari ini  saya sudah mengejar Bis Kuning kesayangan (ceilahhh :D), kini sudah di bandara untuk menanti pesawat yang masih cukup lama , hahaaa.. 😀

Kenapa saya bilang lama, sudah saya ceritain detail di postingan sebelumnya ya..

Perjalanan ini merupakan perjalanan saya pertama yang terkenal dengan HP BM (alias BlackMarket) nya yaitu Batam. Dari Bandara Soekarno Hatta saya bertolak menuju Bandara Hang Nadim menggunakan pesawat Citilink. Perjalanan saya ini di sponsori oleh kantor yaa,, istilahnya perjalanan dinas (kalian ngerti lah sampai sini..),

Pesawat citilink yang notabene Member of Garuda Indonesia ini jarang sekali saya pesan, kecuali memang budget dari kantor yang pas-pasan dan pemesanan nya serba mepet tanggalnya. Pesawat dengan julukan Low Cost Carier ini memang serba ngepas ya, saya yang biasanya selalu memanfaatkan fasilitas Web-Checkin di H-1 sebelum keberangkatan, di Citilink ini saya gak bisa memanfaatkan fitur ini dengan baik. Fitur Web-Checkin hampir selalu saya manfaatkan di maskapai lain. So Why, fitur ini memiliki kelebihan yaitu memilih kursi yang saya suka, yaitu dekat jendela. Alasan saya selalu milih dekat jendela karena saya senang melihat pemandangan di luar dan tidak kaku saja. Selain itu, ya pasti kalian tau lah, foto sayap pesawat itu hampir ada setiap perjalanan saya.. :D. Saya orangnya paling hampir tidak pernah buang air kecil di dalam pesawat, oleh karena itu lah saya lebih memilih dekat dengan jendela pesawat. Walaupun saya pernah sekali nya ke toilet di dalam pesawat, hanya untuk melihat dalam nya toilet pesawat itu seperti apa. Saya baru sadar, pesawat Citilink ini tidak memberikan makan selama perjalanan, dengan perut agak lapar saya harus menahan pesawat ini tiba di Bandara Hang Nadim Batam.

Segini dulu cerita saya.. tunggu lanjutan nya …

Related Posts

12 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *