Dany

Dany

Perekayasa cupu yang senang berbagi ilmu dan teknologi.

Menjajal E-Boarding KAI Access

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Akhirnya setelah sekian lama naik kereta jarak jauh lagi.. yapp, sebenarnya ini bukan kali pertama saya naik kereta jarak jauh, hanya saja cukup jarang untuk menggunakan transportasi kereta jarak jauh ini, maklum biasa SPPD pake pesawat 😀

Kali ini perjalanan saya dan istri menuju Solo untuk menghadiri acara pernikahan adik ipar, tepatnya adiknya Istri (ehh sama aja ya..)

Tiket sudah dipesan dari beberapa bulan sebelumnya, karena sudah mendapatkan tanggal keberangkatan sesuai undangan yang dikirimkan. Saya memesan melalui portal e-commerce yang berbeda yaitu Tokopedia dan Bukalapak, karena memang cashback yang diberikan beda-beda, dimana ada cashback besar disitulah saya berada 😀

Sekaligus menjajal sedikit aplikasi KAI Access, dengan booking code yang sudah didapat dari Tokopedia dan Bukalapak, saya coba memasukkan booking code pada “My Trips” di aplikasi KAI Access.

Oh ya, kenapa saya menjajal KAI Access ini karena saya penasaran ingin menggunakan E-Boarding yang ada pada aplikasi ini, sehingga kita tidak perlu mencetak tiket lagi. Alasan lainnya, di stasiun Pasar Senen jarak pintu masuk dengan mesin cetak tiket cukup jauh. Caranya cukup mudah, tinggal klik tanda “+” yang ada di pojok kanan bawah pada menu My Trips, lalu masukkan booking code. Setelah berhasil, akan muncul pada tampilan My Trips booking code yang telah dimasukkan.

Tombol E-Boarding akan tersedia 2 jam sebelum keberangkatan, jadi kalian tidak akan bisa meng-klik tombol tersebut sampai waktunya tiba. Kekurangan  dari E-Boarding ini adalah ketika kalian sudah memutuskan untuk menggunakan E-Boarding maka kalian tidak bisa mencetak tiket kertas. E-Boarding ini beranggapan kalian sudah Check-in sehingga tidak bisa mencetak tiket dalam bentuk kertas. Beda halnya dengan E-Boarding di pesawat kalian masih bisa mencetak tiket tersebut.

Related Posts

Beasiswa KOICA | Medical Check-up

Baca chapter sebelumnya dulu ya disini –> Beasiswa KOICA | Seleksi Wawancara dengan Universitas Setelah mendapat pengumuman Lulus wawancara kedua, tahap selanjutnya